Senin, 20 Oktober 2014

KOMPONEN DAN KLASIFIKASI TEKNOLOGI INFORMASI



    Komponen Sistem Teknologi Informasi
A.    Sistem Informasi Berbasis Komputer
Teknologi Informasi (TI) merupakan komponen tertentu pada sebuah system.Namun, hanya sedikit teknologi informasi yang digunakan secara terpisah.Alangkah baiknya, apabila TI digunakan dengan cara efektif, yaitu ketika mereka dikombinasikan atau digabungkan ke dalam system informasi.
Komponen-komponen dasar dari system informasi antara lain:
1)      Hardware: kumpulan peralatan seperti processor, monitor, keyboard, dan printer yang menerima data dan informasi, memproses data tersebut dan menampilkan data tersebut.
2)      Software: kumpulan program-program computer yang memungkinkan hardware memproses data.
3)      Database: sekumpulan file yang saling berhubungan dan terorganisasi atau kumpulan record-record yang menyimpan data dan hubungan diantaranya.
4)      Network: sebuah system yang terhubung yang menunjang adanya pemakaian bersama sumber di antara computer-komputer yang berbeda.
5)      People: elemen yang paling penting dalam system informasi, termasuk orang-orang yang bekerja dengan system informasi.[1]
B.     Infrastruktur Informasi
Infrastruktur informasi terdiri atas fasilitas-fasilitas fisik, layanan, dan manajemen yang mendukung semua sumber daya computer dalam suatu organisasi.Terdapat lima komponen utama dari infrastruktur, yaitu:
1)      Hardware (perangkat keras)
2)      Software (perangkat lunak)
3)      Network (fasilitas jaringan dan komunikasi)
4)      Database (basis data)
5)      Information management personnel (manajemen informasi personal)[2]
C.     Kemampuan Sistem Informasi
1)      Menyediakan proses transaksi yang cepat dan akurat.
2)      Menyediakan penyimpanan dengan kapasitas besar dan akses cepat terhadap penyimpanan ini.Sistem informasi pun harus menyediakan, baik tempat penyimpanan yang memadai untuk data korporasi, juga akses yang cepat untuk data ini.
3)      Menyediakan komunikasi yang cepat.
4)      Mengurangi informasi yang terlalu berlebihan.[3]

    Klasifikasi Sistem Teknologi Informasi
Berdasarkan fungsinya, fungsi system dibagi menjadi dua kategori, system dengan tujuan khusus (special purpose computer) dan system dengan tujuan umum (general purpose computer).
Special purpose computer merupakan jenis system yang dirancang dan digunakan untuk tujuan-tujuan pemakaian pada masalah khusus dan biasanya hanya berupa satu masalah saja.Program system telah disediakan di dalamnya.
Jenis system ini dapat berupa system digital atau analog.Jenis system ini banyak dikembangkan untuk pengendalian ptomatis pada proses system, untuk tujuan militer atau navigasi di kapal selam dan pesawat, untuk bidang diagnosis di kedokteran, dan sebagainya.
General purpose computer merupakan jenis system yang dirancang dan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah.Dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam program dan permasalahan yang berbeda seperti pengolahan kata, grafis, permainan, multimedia, dan lain-lain.Yang termasuk dalam jenis system ini adalah PC (Personal Computer) yang biasa digunakan dirumah, kantor atau sekolah.[4]



[1] Sutarman. Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: PT BUMI AKSARA, 2009, h. 14.
[2] Ibid. , h. 15.
[3] Ibid. , h. 16.
[4] Vivih-minoz, 2012, Tugas Makalah TI Perkembangan Teknologi Informasi, www.vivih-minoz.blogspot.com
26/12/2012, jam 17.30.

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI



  Peranan Teknologi Informasi
           Berikut ini adalah beberapa peranan Teknologi Informasi di berbagai bidang, yaitu:
1)      Peranan Teknologi Informasi dalam perusahaan
Penerapan teknologi informasi banyak digunakan para usahawan.Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.Penerapan teknologi informasi menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja.Misalnya penerapan Enterprise Resource Planning (ERP),ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup system manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan.
2)      Peranan Teknologi Informasi dalam dunia bisnis
Dalam dunia bisnis, teknologi informasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara ektronik atau dikenal sebagai E-commerce.E-commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
3)      Peranan Teknologi Informasi dalam perbankan
Dalam dunia perbankan, teknologi informasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan internet banking.Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindah bukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
4)      Peranan Teknologi Informasi dalam pendidikan
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman.Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, audio/video, dan internet.Internet merupakan alat komunikasi yang murah, dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih.Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
5)      Peranan Teknologi Informasi dalam kesehatan
Teknologi informasi di bidang kesehatan atau kedokteran, computer juga tela memperlihatkan peran yang signifikan untuk menolong jiwa manusia dan riset di bidang kedokteran.Komputer digunakan untuk mendiagnosis penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat.
6)      Peranan Teknologi Informasi dalam pertanian
Saat ini, bidang pertanian juga menggunakan teknologi informasi.Departemen pertanian telah memanfaatkan internet sebagai sarana untuk menyebarkan informasi ke seluruh petani di Indonesia.Informasi yang termuat di situs tersebut diantaranya, kiat bertani di lahan kering, teknologi pertanian yang tepat guna, pemakain pupuk yang tepat, dan tanaman yang laku di pasaran.
7)      Peranan Teknologi Informasi dalam tenaga kerja
Teknologi informasi merupakan sarana yang bagus dalam penyediaan informasi pekerjaan bagi yang membutuhkan.Ada banyak situs yang disediakan bagi pencari kerja maupun pencari karyawan.Beberapa situs penyedia informasi kerja sudah cukup lama dan menjadi andalan untuk para job seeker (pencari kerja) untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka minati.
8)      Peranan Teknologi Informasi dalam pemerintahan
Di bidang pemerintahan, teknologi informasi juga sangat penting.Pemanfaatan teknologi informasi di bidang pemerintahan dikenal dengan istilah e-govemment (electronic govemment).Teknologi informasi ini sangat penting dalam menjalin hubungan pemerintah dengan pihak-pihak lain.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pemerintahan ini mencakup tiga hubungan, yaitu:
a.       G2C (Govemment to Citizen)
Pemanfaatan teknologi informasi, untuk melayani kebutuhan masyarakat luas.

b.      G2B (Govemment to Business)
Pemanfaatan teknologi informasi, untuk melayani kebutuhan dunia usaha.
c.       G2G (Govemment to Govemment)
Pemanfaatan teknologi informasi, untuk melayani kebutuhan antar pemerintah seperti lembaga pemerintahan lain atau departemen lain.


PENGERTIAN DAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI



Pengertian Teknologi Informasi
Menurut Information Technology Associatin of America (ITAA), teknologi informasi adalah suatu studi, pereancangan, pengembangan, implementasi, dukungan atau manajemen system informasi berbasis computer, khususnya aplikasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer.[1] TI memanfaatkan computer elektronik dan perangkat lunak computer untuk mengubah, menyimpan, melindungi, memproses, mentransmisikan, dan memperoleh informasi secara aman.

Perlunya Teknologi Informasi
Teknologi informasi menjadi hal yang sangat penting karena sudah banyak organisasi yang menerapkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan organisasi. Teknologi informasi diterapkan untuk pengelolaan informasi yang dewasa ini menjadi salah satu bagian penting karena:
  1. Meningkatnya kompleksitas dari tugas manajemen
  2. Pengaruh ekonomi international (globalisasi)
  3. Perlunya waktu tanggap (response time) yang lebih cepat
  4. Tekanan akibat dari persaingan bisnis
            
  
  Prisip dan Tujuan dari Teknologi Informasi
Prinsip adalah sebuah aturan yang mendasar, garis besar/acuan, atau ide motivasi, yang diaplikasikan pada sebuah situasi, untuk menghasilkan sesuatu yang diharapkan.
Tujuan Teknoliogi Informasi (TI) adalah untuk memecahkan masalah, membuka kreativitas, dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam melakukan pekerjaan.[2]
Prinsip “High-Tech-High-Touch,“ yaitu semakin Anda bergantung pada teknologi maju, seperti TI, maka semakin penting untuk mempertimbangkan aspek “High-Touch,” yaitu sisi manusianya. Aspek yang ditekankan adalah kita harus selalu menyesuaikan TI terhadap manusia dari pada meminta manusia untuk menyesuaikan dirinya dengan TI.

2.4         Fungsi Teknologi Informasi
  1. Menangkap (capture)
  2. Mengolah (processing)
    Mengolah/ memproses data masukkan yang diterima untuk menjadi informasi
  3. Menghasilkan (generating)
    Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi dalam bentuk yang berguna.Misalnya laporan tabel grafik dan sebagainya.
  4. Menyimpan (storage)
    Merekam atau menyimpan data informasi dalam suatu media yang dapat digunakan keperluan lainnya.Misalnya disimpan ke harddisk, tape, disket, compact disk (CD) dan sebagainya.
  5. Mencari kembali (retriva)
    Menelusuri, mendapatkan kembali informasi atau menyalin (copy) data dan informasi yang sudah tersimpan, misalnya mencari supplier yang sudah lunas, dan sebagainya.
  6. Transmisi (transmission)
    Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan computer.Misalnya, mengirimkan data perjualan dari user A ke user lainnya, dan sebagainya..[3]

  7.     Keuntungan Penerapan Teknologi Informasi
    1)   Kecepatan (Speed)
    Komputer dapat mengerjakan sesuatu perhitungan yang kompleks dalam hitungan detik, sangat cepat, jauh lebih cepat dari yang dapat dikerjakan oleh manusia.
    2)   Konsistensi (Consistenci)
    Hasil pengolahan lebih konsisten tidak berubah-ubah karena formatnya (bentuknaya) sudah standar, walaupun dilakukan berulang kali, sedangkan manusia sulit menghasilkan yang persis sama.

    3)    Ketepatan (Precision)
    Komputer tidak hanya cepat, tetapi juga lebih akurat dan tepat (presisi). Komputer dapat mendeteksi suatu perbedaan yang sangat kecil, yang tidak dapat dilihat dengan kemampuan manusia, dan juga dapat melakukan perhitungan yang sulit.
    4)   Keandalan (Reliability)
    Apa yang dighasilkan lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan dilakukan oleh manusia. Kesalahan yang terjadi lebih kecil kemungkinannya jika menggunakan komputer.[4]

2.5k

[1] Sutarman, Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2009, h.13.
[2] Ibid., h. 17.

[3] Ibid., h. 18.
[4] Ibid., h. 19.